Jenis jahitan kaos yang umum antara lain jahit obras (untuk menyambung potongan kain), jahit overdeck (untuk keliman bawah dan lengan, termasuk variasi kumis/zig-zag), jahit rantai (untuk kekuatan dan kerapian di pundak dengan bis), dan jahit lurus (jarang dipakai di kaos distro tapi ada), semua ini menentukan kualitas kaos, terutama pada kaos polos berkualitas tinggi (distro).
Jenis-jenis Jahitan Kaos
- Jahit Obras (Serger/Overlock Stitch):
- Digunakan untuk menyatukan dua atau lebih potongan kain (badan dengan lengan, badan dengan rib/kerah).
- Dibuat dengan mesin obras high speed menggunakan 3-5 benang (umumnya 4 benang 2 jarum untuk kaos).
- Menghasilkan jahitan yang kuat dan mencegah kain berjumbai.
- Jahit Overdeck (Coverstitch):
- Dihasilkan mesin overdeck high speed untuk bagian pinggir (bawah kaos, ujung lengan).
- Kain dilipat dan dijahit rapi, biasanya 2 jarum 3 benang, dengan hasil seperti jahitan rata di luar dan "rantai" di dalam.
- Overdeck Kumis (Coverstitch Zig-Zag): Modifikasi overdeck yang menghasilkan pola zig-zag atau seperti kumis, sering untuk dekorasi atau kerah.
- Jahit Rantai (Chain Stitch):
- Menghasilkan jahitan berbentuk rantai yang kuat, sering dipakai di bagian pundak (dengan bis) untuk menambah keawetan.
- Jahitan ini dianggap sebagai ciri khas kaos berkualitas karena menambah kekuatan dan kerapian.
- Jahit Lurus (Straight Stitch):
- Jahitan paling dasar, jarang digunakan pada kaos standar distro karena kurang elastis dibandingkan jahitan lain.
- Kadang digunakan untuk menumpuk jahitan obras pada kaos partai atau untuk jahitan lain.
Kualitas Jahitan
- Jahitan yang rapi dan seragam (terutama obras dan overdeck) adalah indikator kaos berkualitas tinggi (distro).
- Jahitan yang kuat dan tidak mudah lepas (seperti jahitan rantai di pundak) menunjukkan kaos lebih awet.