Membuat desain sablon dimulai dari konsep, lalu desain digital di software seperti CorelDRAW/Illustrator (format vektor lebih baik). Selanjutnya, lakukan separasi warna (jika multi-warna) untuk setiap lapisan film cetak. Desain yang sudah jadi dicetak di kertas transparan/kalkir hitam pekat, lalu diaplikasikan ke screen sablon melalui proses afdruk, dan akhirnya tinta diratakan menggunakan rakel pada media kain.
Tahap 1: Persiapan Desain (Digital)
- Konsep & Tema: Tentukan ide, tema, dan target pasar desain Anda.
- Gunakan Software: Buat desain di aplikasi seperti CorelDRAW, Adobe Illustrator, atau Photoshop. Untuk sablon manual, format vektor (SVG, AI, CDR) lebih disarankan agar tidak pecah saat diperbesar.
- Optimalkan Desain: Gunakan resolusi tinggi (minimal 300 dpi) untuk gambar, pilih warna kontras, dan pertimbangkan kesederhanaan desain agar mudah dicetak. Batasi jumlah warna untuk menghemat biaya.
- Separasi Warna: Jika desain punya lebih dari 1 warna, pisahkan tiap warna ke layer/file terpisah. Setiap layer akan dicetak menjadi satu film.
Tahap 2: Pembuatan Film Sablon
- Cetak Film: Cetak setiap layer warna secara terpisah dengan tinta hitam pekat pada kertas transparan (OHP/kalkir).
Tahap 3: Proses Afdruk (Membuat Master Sablon)
- Oleskan Emulsi: Lapisi screen sablon (frame dengan kain kasa) dengan cairan emulsi secara merata dan keringkan di tempat gelap.
- Sinar Film: Letakkan film cetak di atas screen yang sudah dilapisi emulsi, lalu sinari dengan lampu UV atau lampu khusus.
- Cuci Screen: Siram screen dengan air dingin. Bagian yang terkena sinar akan mengeras, sementara area desain (yang tertutup tinta hitam film) akan luntur, membentuk pola desain pada screen.
Tahap 4: Penyablonan
- Posisikan Media: Letakkan kaos atau media lain di atas meja sablon, pastikan rata.
- Pasang Screen & Tinta: Posisikan screen di atas media. Tuang tinta sablon di bagian atas screen.
- Ratakan Tinta: Gunakan rakel (squeegee) untuk mendorong tinta melalui celah screen ke kain dengan gerakan konsisten.
- Ulangi (Jika Perlu): Jika warna kurang pekat, ulangi proses ini 3-5 kali.
- Keringkan: Keringkan hasil sablon sesuai jenis tintanya (bisa diangin-anginkan, dijemur, atau menggunakan heat press).
Tips Tambahan
- Konsultasi: Bicaralah dengan penyedia jasa sablon Anda tentang preferensi format desain mereka.
- Mulai Sederhana: Jika pemula, buat desain yang simpel dan elegan.